Selasa, 24 Oktober 2017

Terowongan WBL Runtuh, Siswa SD asal Cabak – Tlogowungu Jadi Korban, Satu Meninggal Dunia

loading...




kabardesaonline.com, Tlogowungu – Arga HS (11) siswa SDN Cabak Tlogowungu, Selasa (24/10) dilaporkan meninggal dunia setelah sehari mendapatkan perawatan intensif di di ruang ICU RSUD dr Soegiri Lamongan.  Korban mengalami cidera yang serius pada otak setelah sebelumnya tertimpa runtuhan bangunan terowongan di taman berburu di Wisata Bahari Lamongan, Senin (23/10)

Dilansir dari Tribunjatim.com, Kejadian naas tersebut bermula saat korban bersama teman-temannya kelas V SDN Cabak berangkat ke WBL dengan didampingi para wali murid serta guru. Tiba di WBL, para siswa ini menikmati wahan taman berburu dengan menumpang kendaraan khusus yang melintasi rel. Tepat sedang melintas di bawah gua yang terbuat dari cor beton. Tiba - tiba cor gua itu runtuh dan mengenahi korban serta kendaraan mainan yang dinaikinya. Praktis kendaraan sarana berburu yang ditumpangi korban terhenti dan kepala korban terkena reruntuhan cor.

Saat kejadian, Wahati (30) warga Desa Cabak Kecamatan Tlogowungu yang merupakan ibu korban memang tidak melihat langsung saat atap terowongan di wahana berburu itu runtuh.
"Saya ada di kejahuan. Tahunya ada ibu - ibu wali murid yang teriak ketika ada kejadian itu," ungkap Wahati.

Kepala bagian belakang korban bocor dan tak sadarkan diri. Karena rumah sakit terdekat, dr Suyudi yang tak jauh dari WBL tak sanggup, akhirnya dirujuk ke RSUD dr Soegiri.
Sementara seorang korban, Agus Ribowo (11) teman Arga dibawa ke RS Arsy setelah di CT Scan di RSUD dr Soegiri.

Wakil Direktur RSUD dr Soegiri, dr Eko Budi Santoso, dikonfirmasi Surya mengungkapkan, diagnose pada korban (Arga : Red) mengalami cidera otak berat dan sekarang ini buruk.


Terima Jasa Raharja
Arga Heri Setiawan, korban meninggal akibat tertimpa terowongan cor wahana taman berburu di WBL dipastikan menerima asuransi jasa raharja.
Manajemen WBL juga akan memberi uang santunan untuk keluarganya.

"Pertama kamu ikut berbela sungkawa. Semoga adik Arga masuk surga," ungkat Direktur WBL, Aris Wibawa saat dikonfirmasi.
Aris berjanji akan mengurus semuanya.  Besarnya santunan Jasa Raharja sebesar Rp 10 juta. Sementara untuk santunan dari manajemen dia belum bisa memastikan. 
"Besarnya berapa, sekarang ini baru dirapatkan," kata Aris.
Biaya perawatan di rumah sakit, termasuk uang keluarga selama menunggu sampai semua biaya pemakaman akan ditanggung sepenuhnya oleh menejemen.
Aris meminta semua pihak memahami kalau insiden ini sebagai bentuk musibah yang tidak diinginkan WBL termasuk keluarga yang ditinggalkan.


Sumber : Tribunjatim.com
Editor : Saiful
Previous Post
Next Post

0 komentar:

HAK JAWAB DAN KOREKSI BISA DIKIRIMKAN KE EMAIL KAMI ATAU BISA DITULIS DI KOLOM KOMENTAR

Baca Artikel Unik Lainnya

Situs Sejarah

Situs Untuk Pelajar