Sabtu, 03 Februari 2018

Akses ke Wisata Gunungrowo, Jalan Lahar – Tajungsari Diambil Alih PU

Foto : Aris M.
Kabardesaonline.com, Tlogowungu – Rusak parah, berlubang dan air menggenang di mana-mana ketika hujan lebat turun. Begitulah kondisi jalan di dukuh Ndulang desa Lahar kec. Tlogowungu - Pati.  Jalan desa yang menghubungkan desa Lahar dengan Tajungsari tersebut sekarang sudah diambil alih oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pati guna pengembangan wisata daerah.

Gandeng Karang Taruna, PASSA Akan Gelar Dies Natalis dan Expo UMKM di Desa Tlogosari


Kabardesaonline.com, Tlogowungu – Bertempat di Lapangan Olahraga Desa Tlogosari Kecamatan Tlogowungu, Pati Student Of Sultan Agung (PASSA) menggandeng Karang Taruna setempat akan menggelar Dies Natalis yang ke -9 pada Minggu 04 Pebruari 2018 besok.

Sabtu, 13 Januari 2018

Pemerintah Akan Impor Setengah Juta Ton Beras Akhir Januari



Jakarta - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita baru saja mengumumkan rencana impor beras untuk mengamankan pasokan dan mengendalikan harga beras di tingkat konsumen. Produk beras yang diimpor adalah jenis khusus, yaitu tidak ditanam di Indonesia dan biasanya untuk konsumsi hotel, restoran, dan katering. 
Foto : detik.com
Ia tak merinci berapa kebutuhan beras yang harus dipenuhi. Hanya saja, pihaknya telah menetapkan besaran volume impor beras yang akan dilakukan lewat Perusahaan Perdagangan Indonesia.

Senin, 18 Desember 2017

Komunitas Anak Asli Pati Care Bedah Gubuk Reyot seorang Nenek di Tlogowungu


Kabardesaonline.com, Tlogowungu - Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, KAAP care atau Komunitas Anak Asli Pati Peduli melakukan bedah rumah seorang nenek di Dukuh Sambikerep RT.08 RW.03 Desa Purwosari Kecamatan Tlogowungu Pati pada Minggu (17/12) kemarin.

Selasa, 12 Desember 2017

Demi Keamanan, Menkominfo Imbau PNS Tidak Pakai Gmail dan Yahoo



Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika ( Menkominfo), Rudiantara, mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) atau (dulu PNS-red) agar tak menggunakan e-mail gratis asing semacam Gmail dan Yahoo.
Sebagai gantinya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menghadirkan layanan email resmi pemerintah bertajuk "mail.go.id".

Kamis, 07 Desember 2017

Tukiyem, Nenek 117 tahun asal Jepara yang Mengaku Pernah Dinikahi Soekarno




kabardesaonline.com, Jepara - Seorang nenek asal kota ukir Jepara Jawa Tengah belum lama ini secara mengejutkan bercerita bahwa dirinya pernah dinikahi oleh sang Proklamator Ir. Soekarno, tidak tanggung-tanggung nenek yang lahir pada tahun 1900 an ini bercerita bahwa dia memiliki 5 orang anak hasil pernikahannya dengan Soekarno, pernikahan itu sendiri terjadi sebelum era kemerdekaan atau sekitar tahun 1930 an.

Selasa, 24 Oktober 2017

Terowongan WBL Runtuh, Siswa SD asal Cabak – Tlogowungu Jadi Korban, Satu Meninggal Dunia





kabardesaonline.com, Tlogowungu – Arga HS (11) siswa SDN Cabak Tlogowungu, Selasa (24/10) dilaporkan meninggal dunia setelah sehari mendapatkan perawatan intensif di di ruang ICU RSUD dr Soegiri Lamongan.  Korban mengalami cidera yang serius pada otak setelah sebelumnya tertimpa runtuhan bangunan terowongan di taman berburu di Wisata Bahari Lamongan, Senin (23/10)

Selasa, 18 Juli 2017

Bangun Infrastruktur, Desa Lahar- Tlogowungu gelontorkan Dana Desa 700 Juta lebih


Picture Source : Prihadi
kabardesaonline.com, Tlogowungu – Pemerintah Desa Lahar Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati tahun 2017 ini gelontorkan Dana Desa sebesar 789.471.000,- atau hampir 800 juta guna membangun infrastruktur. Pembangunan didominasi pembuatan talud jalan dan drainase yang berlokasi di dukuh Gajah dan dukuh Dopang.  Adapun informasi titik pembangunan, volume, dan besaran dana yang berhasil KDo himpun adalah sebagai berikut. 

1. PEMBANGUNAN TALUD JALAN
Volume : P. 100 M, L. 30 Cm, T. 2 M
Lokasi : Dukuh Dopang Rt 03 Rw 01
Dana : Rp. 60.140.000,00

2. PEMBANGUNAN TALUD JALAN
Volume : P. 71 M, L. 30 Cm, T. 80 Cm
Lokasi : Dukuh Gajah Rt 01 Rw 06
Dana : Rp. 16.235.000,00

3. PEMBANGUNAN TALUD JALAN
Volume : P. 237 M, L. 30 Cm, T. 80-100 Cm
Lokasi : Dukuh Gajah Rt 01-02 Rw 06
Dana : Rp. 16.235.000,00

4. PEMBANGUNAN DRAINASE
Volume : P. 700 M, L. 40 Cm, T. 70 Cm
Lokasi : Dukuh Dopang Rt 03 Rw 01
Dana : Rp. 293.925.000,00

5. PEMBANGUNAN DRAINASE
Volume : P. 125 M, L. 40 Cm, T. 60 Cm
Lokasi : Dukuh Dopang Rt 01 Rw 01
Dana : Rp. 39.160.000,00

6. PEMBANGUNAN DRAINASE
Volume : P. 80 M, L. 40 Cm, T. 70 Cm
Lokasi : Dukuh Dopang Rt 02 Rw 02
Dana : Rp. 34.415.000,00

7. PEMBANGUNAN DRAINASE
Volume : P. 135 M, L. 40 Cm, T. 60 Cm
Lokasi : Dukuh Gajah Rt 04 Rw 02
Dana : Rp. 44.160.000,00

8. PEMBANGUNAN DRAINASE
Volume : P. 174 M, L. 40 Cm, T. 60 Cm
Lokasi : Dukuh Gajah Rt 01 Rw 06
Dana : Rp. 56.735.000,00

9. PEMBANGUNAN DRAINASE
Volume : P. 171 M, L. 40 Cm, T. 50 Cm
Lokasi : Dukuh Gajah Rt 03 Rw 06
Dana : Rp. 53.484.000,00

10. PEMBANGUNAN PENGASPALAN JALAN
Volume : P. 125 M, L. 3 M
Lokasi : Dukuh Dopang
Dana : Rp. 32.834.000,00

11. PEMBANGUNAN PENGASPALAN JALAN
Volume : P. 210 M, L. 2,25 M
Lokasi : Dukuh Gajah Rt 02 Rw 02
Dana : Rp. 40.732.000,00

12. PEMBANGUNAN MAKADAM JALAN
Volume : P. 300 M, L. 2,50 M
Lokasi : Dukuh Krakeh Rt 01 Rw 05
Dana : Rp. 66.176.000,00

Reporter : Saiful

Rabu, 14 Juni 2017

Bersinergi, KPMD dan Karang Taruna Desa Lahar Rintis Kelompok Usaha Bersama


Kabardesaonline.com, Tlogowungu - Kelompok Usaha Bersama (KUBE) “Mandala Karya” Desa Lahar Kec. Tlogowungu Kab. Pati mulai dirintis belum lama ini.  KUBE yang dimotori oleh Adi Pramono, Rohim, Aris, dkk tersebut mulai digagas pada awal bulan April lalu dan akhirnya dapat terwujud dengan dibentuknya KUBE dengan nama “Mandala Karya” pada Senin (15/05/2017), sebagai buah hasil sinerginya KPMD (Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa) dan Karang Taruna Mandala Desa Lahar.

Selasa, 13 Juni 2017

Sekolah Sehari Penuh mulai Juli 2017, Pro dan Kontra

source image
Kabardesaonline.com - Dalam beberapa pekan ini pemberitaan tanah air diramaikan pro dan kontra wacana full day school atau sekolah sehari penuh. Kegiatan belajar mengajar aktif selama 5 hari, Senin sampai dengan Jum’at, Sabtu - Minggu libur total.

Kamis, 25 Mei 2017

Film Troble COD 2 Siap tayang di 405 Desa se- Kabupaten Pati




Kabardesaonline.com, Pati - Film laga baru garapan SUBESSS Production - Pati yang dibintangi oleh aktor muda berbakat Abu Ubaidi siap untuk diputar di semua desa se Kabupaten Pati.  Kabar ini dikeluarkan langsung oleh sang sutradara Yovie Young ketika berbincang dengan kabardersaonline.com belum lama ini.

Ukir Prestasi, Kec. Tlogowungu 3 Kali Berturut-turut Juarai Lomba Desa Tingkat Kabupaten Pati



Camat Tlogowungu Drs. Didik Rusdiartono

Kabardesaonline.com, Tlogowungu - Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati dalam tiga tahun terakhir telah sukses mengukir prestasi dengan menjuarai Lomba Desa Tingkat Kabupaten Pati.  Pada tahun 2015 desa Regaloh mendapat juara II, tahun 2016 desa Cabak mendapat juara III, dan terakhir desa Lahar pada tahun 2017 ini berhasil menyabet juara I.

Minggu, 21 Mei 2017

Pak Guh Pencipta Lagu “Kere Munggah Mbale” Support Film Troble C.O.D 2





Kabardesaonlione.com, Pati - Teguh Ribawanto, seniman ternama asal kota Pati turut mendukung bakat-bakat muda Pati di bidang cinematografi dalam pembuatan film Troble C.O.D 2.  Selain support semangat kepada para kru dan pemaian, seniman yang akrab disapa Pak Guh itu membuktikan dukungannya dengan ikut ambil bagian dalam proses syuting.

Minggu, 07 Mei 2017

Belum Setahun, Omset BUMDes “Ngudi Makmur” Kletek Pucakwangi capai Ratusan Juta rupiah




Kabardesaonline.com, Pucakwangi - Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) “Ngudi Makmur” Desa Kletek Kec. Pucakwangi Kab. Pati menjadi sorotan masyarakat Pati atas prestasi yang diukirnya sebagai salah satu BUMDes yang telah sukses memberdayakan sumber daya manusia juga sumber daya alamnya.

Kabupaten Pati miliki Destinasi Wisata Baru di Kletek Pucakwangi




Kabardesaonline.com, Pucakwangi - Desa Kletek kecamatan Pucakwangi melalui BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) nya telah sukses sumbangkan daftar destinasi wisata baru bagi Kabupaten Pati di pertengahan tahun 2017 ini.

Jumat, 31 Maret 2017

Penanam Rumput Gajah Di Bahu Jalan Terancam Denda 1 Milyar, Ini alasannya !


Kabardesaonline.com - Belum lama ini Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang melayangkan surat edaran tentang larangan penanaman rumput gajah di bahu jalan.  Surat dengan Nomor 622.7/2676 tertanggal 2 Maret 2017 tersebut diteruskan ke semua Desa se Kabupaten Pati melalui kantor kecamatan masing-masing.

Dasar hukum diberlakukannya aturan tersebut adalah mengacu pada UUD 1945, dimana disebutkan bahwa Jalan sebagai salah satu prasarana transportasi merupakan unsur penting dalam pengembangan kehidupan berbangsa dan bernegara, dalam pembinaan persatuan dan kesatuan bangsa, wilayah negara, dan fungsi masyarakat serta dalam memajukan kesejahteraan umum sebagaimana dimaksud dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Lebih lanjut, mengenai larangan penanaman rumput gajah atau tanaman lain yang berpotensi mengganggu dijelaskan lebih sepesifik lagi dalam UU. No.38 Tahun 2004 Tentang Jalan pasal 12 ayat (1) bahwa setiap orang dilarang melakukan perbuatan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan di dalam ruang manfaat jalan.  Pelanggaran atas Undang-Undang ini diancam dengan denda maksimal Rp 1.500.000.000,- (satu miliar lima ratus juta rupiah) atau kurungan penjara paling lama 18 bulan.

Yang terjadi, alih-alih bermaksud memanfaatkan ruang nganggur dengan menanami rumput gajah atau singkong, selama ini banyak masyarakat banyak yang tidak memahami akan pentingnya bahu jalan. Padahal bahu jalan (jalur atau ruang yang terletak berdampingan dengan jalur lalu lintas) memiliki banyak fungsi vital, di antaranya :
1.     Ruangan untuk tempat berhenti sementara bagi kendaraan yang mogok atau sekedar berhenti karena pengemudi punya alasan mendesak, atau untuk beristirahat.
2.     Ruangan untuk menghindarkan diri dari saat-saat darurat, sehingga dapat mencegah terjadinya kecelakaan.
3.     Memberikan kelegaan pada pengemudi, dengan demikian dapat meningkatkan kapasitas jalan yang bersangkutan.
4.     Memberikan sokongan pada konstruksi perkerasan jalan dari arah samping.
5.     Ruangan pembantu pada waktu mengadakan pekerjaan perbaikan atau pemeliharaan jalan (untuk tempat penempatan alat-alat, dan penimbunan bahan material).
6.     Ruangan untuk lintasan kendaraan-kendaraan yang sifatnya emergency (darurat) misalnya patroli, ambulans, atau mobil pemadam kebakaran.

Pro dan Kontra
Lazim di masyarakat setiap aturan atau kebijakan pastilah menimbulkan pro dan kontra, karna semua aturan tidak bisa memuaskan semua pihak.  Dalam hal ini menjadi tugas Pemerintah Desa sebagai pemangku kebijakan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat untuk memberi penjelasan dan pemahaman kepada seluruh warga, bahwa selain memang sudah diatur oleh undang-undang warga juga harus sadar akan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi.
Reporter : Saiful 

Selasa, 28 Maret 2017

Lomba Desa Tahun 2017, Lahar Wakili Kecamatan Tlogowungu

Foto : Alfiyan
Kabardesaonline.com, Tlogowungu - Tahun 2017 ini giliran Desa Lahar didaulat sebagai peserta Lomba Desa Tahun 2017.  Sebelumnya di tahun 2016 desa tetangga yang berbatasan langsung dengan desa Lahar yakni desa Cabak berhasil meraih juara III dalam lomba yang sama. 

Lomba Desa dan Kelurahan, merupakan salah satu hajatan rutin Pemerintah Indonesia, dalam hal ini melekat pada Tugas Pokok dan Fungsi Kementerian Dalam Negeri. Direktorat Jenderal Bina Pemdes sebagai Kementerian  yang bertanggung jawab dalam tugas penyelenggaraan ini.

Indikator yang akan dinilai dalam lomba meliputi pendidikan, kesehatan, ekonomi, keamanan, dan ketertiban. Selain itu, pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga, partisipasi masyarakat, lembaga kemasyarakatan juga akan menjadi tolok ukur. Aspek lainnya antara lain penanggulangan kemiskinan, peningkataan kapasistas masyarakat, tanggap dan siaga bencana, inovasi, pelestarian adat dan budaya, tekhnologi informasi.

Terkait lomba yang akan dilaksanakan pada bulan April tersebut, Kepala Desa Lahar H. Setiawan Budhiaji, SE  dalam rapat pembinaan oleh Tim Kecamatan (Rabu, 22/03), menyampaikan bahwa Desa Lahar tidak akan membuat target juara.   Menurutnya, dalam Lomba tidak perlu desa memaksakan untuk menampilkan yang terbaik, yang terpenting adalah Lomba Desa ini harus dijadikan momentum untuk Desa berbenah ke arah yang lebih baik.


Reporter : Saiful

Senin, 27 Maret 2017

Brodin - New Pallapa “Blak-Blakan” Ke SNP Pati (VIDEO)



Kabardesaonline.com, Pati - Belum lama ini reporter KDo sempat berbincang dengan Brodin New Palapa di sela-sela perfom nya ketika show di Bumi Mina Tani.  Penyanyi 32 tahun ini berbicara banyak tentang SNP Pati. Berikut video wawancara Ega - reporter KDo dengan Brodin (17/03). 

Kamis, 23 Maret 2017

Kapolres se Indonesia : Isu Penculikan Anak itu Bohong !

image source

kabardesaonline.com, Jakarta - Heboh kabar penculikan anak yang telah menyebar hampir di seluruh wilayah di Indonesia akhirnya membuat Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian angkat bicara. Kamis (23/03/2017) di Jakarta, seperti dilansir dari media daring kompas.com

Tito menjelaskan kepada awak media bahwa dirinya sudah berkoordinasi dengan semua Kepala Kepolisian di daerah (red : Kapolres) bahwa berita yang selama ini meresahkan masyarakat tersebut adalah hoax alias palsu

“ Saya selaku pimpinan kepolisian menyatakan tegas, sepanjang sepengetahuan saya dan para kepala kepolisian daerah, semuanya menjawab dan telah melakukan pengecekan, dan menjawab tidak ada,” kata Tito seperti dikutip dari kompas.com
.
Lebih lanjut Tito mengimbau, agar orangtua tidak perlu khawatir dengan isu yang beredar. Meski demikian, ia tetap meminta masyarakat waspada dan tidak mudah percaya dengan kabar hoax.
“Jangan over reaktif dan menjadi panik. Klarifikasi dengan kepolisian, dengan warga di sana, betul atau tidak informasi tersebut sebelum mencerna informasi,” ujarnya.

Sumber : kompas.com
Editor : Saiful


Senin, 20 Maret 2017

Sampai Detik ini, Heboh “Peletan” di Pati tidak terbukti (HOAX)

source image  
kabardesaonline.com, Pati -  Dalam beberapa bulan terakhir ini santer beredar kabar bahwa sindikat penculik anak atau yang akrab disebut masyarakat Pati sebagai “peletan” mulai masuk ke kampung-kampung untuk melancarkan aksinya.

Awal kehebohan masyarakat itu sebenarnya bermula dari informasi yang beredar di media sosial seperti Facebook dan Whatsapp.  Alih-alih berniat menyebarkan informasi yang bermanfaat, netizen (pengguna internet) justru membuat keresahan di masyarakat, karna informasi berupa foto korban dan selebaran telah dinyatakan tidak benar alias hoax oleh pihak kepolisian di berbagai daerah.

Teknologi informasi yang sudah sedemikian canggihnya, budaya malas baca, dan kebiasaan men-share informasi-informasi di media sosial yang belum jelas sumbernya, berdampak pada penyebaran informasi ke ratusan ribu bahkan jutaan netizen hanya dalam hitungan detik saja. (red)

Asal Tuduh
Di beberapa wilayah di kota Pati dikabarkan banyak orang tidak berdosa yang dituduh dan ada pula yang ditangkap warga karna dicurigai sebagai “peletan”.   Belakangan diketahui mereka hanyalah orang gila, pemulung, dan penjual bumbu dapur keliling.   Ironisnya, prasangka dan kecurigaan yang berlebihan tersebut disebar oleh netizen ke media sosial, lagi-lagi kehebohan di masyarakat semakin menjadi-jadi.

Investigasi kabardesaonline.com di lapangan sampai berita ini diturunkan belum terbukti ada laporan yang masuk ke pihak yang berwajib berkenaan dengan kehilangan atau penculikan anak.  Kewaspadaan orang tua terhadap keselamatan anak mutlak diperlukan, tidak hanya di saat seperti ini melainkan harus berkelanjutan.

Yang perlu dihindari di saat seperti ini adalah kecurigaan yang berlebihan dan aksi main hakim sendiri, karna hal-hal tersebut justru akan semakin membuat masyarakat semakin resah dan malah berpotensi menimbulkan gangguan keamanan yang baru.

Terbukti Hoax  
Isu penculikan anak untuk diambil organ-organ tubuhnya dan dijual ke pasar gelap ternyata terjadi hampir menyeluruh di wilayah Indonesia. Beberapa Kapolres setempat secara resmi menyatakan bahwa isu tersebut adalah palsu alias hoax, dan mereka pihak kepolisian justru mengajak masyarakat bersama-sama memerangi hoax karna hanya akan menyebabkan keresahan di masyarakat.

Isu lama
Kejahatan penculikan anak memang banyak terjadi, berbagai motif yang melatar belakanginya, dari permintaan uang tebusan, dendam pribadi pelaku terhadap orang tua korban, kasus pedofilia, dll.

Namun untuk kasus penculikan masal anak-anak guna diambil organnya atau untuk tumbal proyek-proyek besar seperti yang akhir-akhir ini kembali mencuat adalah isu lama yang sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu.  Trendnya selalu sama, muncul - tenggelam secara berulang-ulang dalam jeda waktu beberapa tahun. (aif)

Baca Artikel Unik Lainnya

mantap

Situs Sejarah